CS1 :
CS2 :
Berita Terbaru:

Berita

Pariwisata

Sosial Masyarakat

Tampilkan postingan dengan label berita-kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita-kriminal. Tampilkan semua postingan

Warga Kebumen Dibunuh di Garut

Selasa, 17 Januari 2012

KEBUMEN - Seorang pecinta alam, Ade Darma Rifai (36), warga Dukuh Kranggan, Kelurahan Bumirejo RT 5 RW 3, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, tewas dibunuh di Kampung Jisitu, Jalan Munyul, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Korban yang mengalami luka bacok dan memar itu dibawa ke rumah duka, Minggu (15/1) dini hari.  Pemakaman pada siang sekitar pukul 13.00. Teman korban dari Garut ikut mengantar jenazah ke rumah duka.

Cecep (39), warga Garut yang ditemui Suara Merdeka saat melayat kemarin mengemukakan, kasus pembunuhan tersebut masih ditangani Polres Garut. Dan, pelakunya sudah ditangkap, sebanya 6 orang. "Tetapi masih terus dikembangkan,îkatanya.

Dia menceritakan, kasus pembunuhan itu dipicu masalah sepele, yakni senggolan di salah satu tempat hiburan di Garut pada Selasa (10/1). Orang yang kesenggol itu dikenal bernama Aib dan Unyil. Kendati sudah dilerai oleh teman-teman korban, ternyata masalah itu masih berbuntut.

Cecep pun berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan. Dia bersama Hardi (32), warga Garut yang ikut melayat di rumah duka kemarin, lantas meminta dipertemukan dengan Aib dan Unyil.

Saat sudah disanggupi, ternyata hingga hari berikutnya, Rabu dan Kamis belum ada pertemuan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Seorang utusan Aib dan Unyil yang diketahui bernama Dede Nori, menelepon Cecep dan menyatakan masalah tersebut sudah clear (selesai). Cecep dan Hardi pun lega.(K5-45)

Wakil Ketua DPRD Kebumen Dilaporkan ke Polisi

Minggu, 15 Januari 2012

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Tidak terima atas perlakuan kasar terhadap dirinya, Misbachul Munir (22) warga Desa Selokerto, Kecamatan Sempor melaporkan Wakil Ketua DPRD Kebumen Agus Kurniawan (42) ke Polsek Sempor, Kamis (12/11). Pemuda yang sehari-hari bekerja di Happy Valley Sempor itu melaporkan telah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh wakil rakyat tersebut.
Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan nomor STPL/01/I/2012/Jateng/Res Kbm/Sek Spr itu ditandatangi oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) III Aipda Priyono. Dalam laporannya, Misbachul mengaku ditampar di bagian pipi sebelah kiri sebanyak dua kali dengan menggunakan tangan terbuka.
Akibat penamparan itu, dia mengalami luka memar bahkan sampai mengeluarkan darah. Selain itu, malam setelah kejadian dia sempat dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong.
Menurut Misbachul Munir, peristiwa itu terjadi di Happy Valley Resort, Rabu (11/1) sekitar pukul 22.25. Kejadian itu bermula ketika datang warga Dusun Kaliputih, Desa Sempor yang memberitahukan kabar kematian warga di sekitar kafe. Hal
itu dimaksudkan agar kafe menghentikan musik dahulu. Korban yang sehari-hari bertanggungjawab mengurusi tempat karaoke itu bersama satpam dan warga masuk kafe.
Saat musik diberhentikan, ternyata Agus yang sedang asyik berkaraoke tidak terima. Sempat terjadi adu mulut dan Agus yang datang bersama sejumlah temannya mendekati korban. Selanjutnya korban mengaku didorong kepalanya sebelum ditampar di pipi sebelah kiri sebanyak dua kali. Saat kejadian, anggota dewan tersebut diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras.
"Sakit sekali. Saat itu saya tidak melawan," ujar Misbachul Munir kepada Suara Merdeka di sela-sela pemeriksaan di Polsek Sempor.
Sementara itu, Agus Kurniawan kemarin siang tampak mendatangi Mapolsek Sempor. Politikus Partai Demokrat itu datang seorang diri dengan mengendarai mobil dinasnya Toyota Kijang warna hitam dengan nomor plat AA-7183-ZA. Di Mapolsek Agus sempat berbincang dengan keluarga korban untuk menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan.
"Saya punya niat baik untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujar Agus Kurniawan meminta agar perkara tersebut tidak dibesar-besarkan.
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono melalui Kapolsek Sempor AKP M Yusuf membenarkan terkait laporan perkara penganiayaan yang melibatkan anggota dewan. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi kejadian termasuk saksi korban. Selain itu juga surat visum dari rumah sakit.

Pelajar Curi Baju Terekam CCTV

KEBUMEN- Dua pelajar putri berseragam Pramuka tertangkap kamera CCTV (Closed Circuit Television) saat mencuri pakaian di Toko Mangga Dua Kebumen.
Di kamera pengintai toko di Jalan Kusuma Kebumen itu, terlihat jelas dua pelajar sibuk memilah-milah baju di deretan pakaian terpajang rapi. Selanjutnya mereka membawa setumpuk pakaian ke ruang ganti. Anehnya, mereka sambil menenteng tas.
Hingga beberapa saat di kamar pas tertutup korden itu, kedua gadis berkerudung ini lantas keluar ruangan. Diketahui, baju yang sempat dibawa masuk ke kamar ganti sudah tidak diketahui lagi. Dua gadis tersebut melenggang santai untuk kembali memilah-milah baju di toko itu.
Petugas toko Mangga Dua yang mencurigai perilaku mereka lantas mengecek ke kamar pas. Ternyata hanya terdapat satu gantungan baju. Lalu petugas mendatangi dua gadis itu dan meminta membuka tasnya.
Terdapat lima potong pakaian disembunyikan di tas mereka. Termasuk kaus dan satu gantungan pakaian. Kepada pegawai toko setempat, dua gadis itu mengaku pelajar dari salah satu SMA di Kebumen kelas III B. Mereka berinisial NP dan PN, warga Sodor, Kecamatan Pejagoan, Kebu­men.
Tidak Mengenal
Namun saat dikonfirmasi Suara Merdeka  di sekolah bersangkutan, ternyata tidak ada nama siswa tersebut. Bahkan ketua kelas yang dikumpulkan untuk melihat langsung wajah pelajar yang tertangkap kamera CCTV itu, serempak mengatakan tidak mengenalnya. Keduanya dikatakan bukan dari sekolah setempat.
Ari (48), karyawan Toko Mangga Dua Kebumen mengatakan, kedua pelajar yang mencuri baju, Jumat (6/1) lalu itu, lantas diminta membayar. ”Baju-baju itu telah dibayar kakak mereka, setelah ditelepon pelajar tersebut,” katanya.
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSi melalui Kapolsek Kebumen AKP Mawakhir SH menegaskan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas.

Lowongan

 

© Copyright Ayo Ke Kebumen Januari 2012 | Design by Santo Zaq | Published by Ayo Ke Kebumen | Powered by Blogger.com.